Pewarta: Dimas Anugrah Adiyadmo
Foto: Deden Setiawan / Dimas
© PPG UNJA 2025

Mendalo – Setelah sukses menggelar Kuliah Umum bersama Wakil Menteri Dikdasmen, Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan “Workshop Peningkatan Kompetensi Menulis Akademik dan Publikasi bagi Calon Guru Profesional Universitas Jambi Tahun 2025“ pada Kamis, 10 Juli 2025 di Aula Gedung UNIFAC Lantai I UNJA Mendalo.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen PPG UNJA dalam meningkatkan kapasitas penulisan artikel ilmiah dan publikasi calon guru profesional, sejalan dengan tuntutan dunia pendidikan yang semakin berbasis penelitian dan karya tulis akademik.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Universitas Jambi, serta laporan kegiatan oleh Koordinator Program Studi PPG, Bunga Ayu Wulandari, S.Pd., M.EIL., Ph.D. Kemudian dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H.
Bunga Ayu Wulandari, Ph.D. selaku Koordinator Program Studi PPG menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi mahasiswa pada semester sebelumnya, di mana banyak artikel ilmiah yang belum berhasil dipublikasikan karena belum memenuhi standar reviewer. Dengan adanya workshop ini, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teknis, tetapi juga diberikan panduan etis dalam menggunakan teknologi AI secara bijak.
“Hari ini adik-adik mahasiswa akan langsung mempraktekkan materi yang disampaikan, makanya dipilih dua narasumber ini yang akan mendampingi langsung teknik penulisan, tips untuk menulis, kemudian tools-tools apa saja yang bisa membantu mahasiswa menuliskan dan mempublikasikan. Kalau semester lalu mahasiswa menggunakan tools juga, tetapi mentah-mentah copy paste saja, hari ini akan diberikan panduan bagaimana menggunakan AI tanpa melanggar etika penggunaan AI di publikasi akademik” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H. dalam sambutannya ketika membuka acara menegaskan tentang perubahan kebijakan pemerintah terkait PPG Calon Guru.
“Sampai saat ini pemerintah belum kembali membuka PP untuk yang Pra Jabatan (Calon Guru) ya, fokusnya untuk menyelesaikan guru-guru kita yang Dalam Jabatan (Guru tertentu), jadi betapa beruntungnya Anda semua sebagai mahasiswa aktif terakhir PPG Pra Jabatan” ungkapnya.
Dengan adanya perubahan kebijakan tersebut, Prof. Hafrida berharap para mahasiswa dapat mengikuti seluruh proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang mungkin tidak lagi terbuka di masa mendatang. Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan pelaksanaan program ini menjadi tanggung jawab bersama pihak kampus dan seluruh peserta.
“Maka manfaatkan ini semaksimal mungkin. Kalau kalian harus ambil kursus khusus di luar itu berbayar, nah di PPG UNJA mahasiswa semua difasilitasi secara gratis. Kelulusan Anda semua bukan hanya tanggung jawab mahasiswa pribadi, namun tanggung jawabnya saya juga sebagai penanggung jawab pelaksanaan PPG UNJA” jelas Prof. Hafrida.

Adapun pemateri workshop kali ini yaitu Dr. Robi Hendra, S.Pd., M.Pd. yang mengulas tema Hakikat Menulis Akademik, Strategi Pengembangan Gagasan, Etika Penulisan Ilmiah, serta latihan praktis menulis. Pemateri kedua yaitu Dian Arisandy Eka Putra Sembiring, S.Pd., M.Pd., yang membahas Pentingnya Publikasi Ilmiah bagi Calon Guru, Jenis dan Kategori Publikasi, serta Strategi Menembus Jurnal Ilmiah Terakreditasi. Sesi ini dimoderatori oleh Dawam Suprayogi, S.Pd., M.Sc.

Workshop ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan sesi photoshoot tiap kelas dan seluruh angkatan. Semangat baru dari para peserta diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah sebagai bagian dari profesionalisme guru masa depan.
“Hari ini adik-adik mahasiswa akan langsung mempraktekkan materi yang disampaikan, makanya dipilih dua narasumber ini yang akan mendampingi langsung teknik penulisan, tips untuk menulis, kemudian tools-tools apa saja yang bisa membantu mahasiswa menuliskan dan mempublikasikan. Kalau semester lalu mahasiswa menggunakan tools juga, tetapi mentah-mentah copy paste saja, hari ini akan diberikan panduan bagaimana menggunakan AI tanpa melanggar etika penggunaan AI di publikasi akademik” ujarnya.