Pewarta: Dimas Anugrah Adiyadmo / Vanesya Tri Utami
Foto: Dimas Anugrah Adiyadmo / Irah Suwara
© PPG UNJA 2025

Jambi – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Kuliah Umum Pembelajaran Mendalam bagi dosen, kepala sekolah, dan guru pamong pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Swiss-Belhotel Jambi serta diikuti pula oleh peserta secara daring melalui platform Zoom dan YouTube streaming.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 8.275 peserta, terdiri atas mahasiswa PPG Guru Tertentu Tahap 1, 2, dan 3 serta peserta PPG Dalam Jabatan Kementerian Agama. Sementara itu, sebanyak 277 peserta hadir secara luring, yang meliputi guru besar, dosen, kepala sekolah, dan guru pamong.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PPG UNJA untuk meningkatkan kompetensi pendidik agar semakin profesional dalam menerapkan konsep pembelajaran mendalam (deep learning).

Acara secara resmi dibuka oleh Koordinator Program Studi PPG UNJA, Bunga Ayu Wulandari, S.Pd., M.EIL., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan pencerahan yang komprehensif tentang konsep pembelajaran mendalam sehingga dapat diimplementasikan secara efektif di kelas.

“Mudah-mudahan kita hari ini mendapatkan pencerahan yang komprehensif tentang pembelajaran mendalam langsung dari ketua tim pengembangan pembelajaran mendalam, sehingga kita nanti dapat mengaplikasikannya secara efektif di kelas-kelas kita,” harapnya.

Lebih lanjut, Bunga Ayu Wulandari, Ph.D. juga menyampaikan laporan mengenai profil lulusan PPG UNJA dan menegaskan pentingnya pemahaman tersebut bagi seluruh pendidik dan mahasiswa PPG.

“PPG UNJA sedang menyiapkan reakreditasi sehingga perlu bagi kita untuk kembali mengingat profil lulusan PPG. Bapak ibu, PPG UNJA menggunakan kurikulum given dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Jadi, profil kurikulumnya pun sudah ditetapkan yaitu yang pertama mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kemudian menguasai kompetensi tingkat dasar. Kemudian berorientasi utama kepada peserta didik dan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Berkomitmen menjadi teladan dan pembelajar sepanjang hayat dan memiliki dasar-dasar kepemimpinan. Mudah-mudahan adik-adik yang sudah kita bina, yang sudah kita dampingi selama dua semester lalu di PPG UNJA mampu memiliki profil lulusan seperti demikian,” tambahnya.

Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Drs. Suyanto, M.Ed., Ph.D. sebagai narasumber utama. Beliau merupakan Ketua Tim Pengembangan Pembelajaran Mendalam sekaligus Ketua Tim Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Selama kegiatan berlangsung, peserta berkesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman seputar praktik pendidikan profesional guru.

“Pembelajaran mendalam itu bukan predator bagi guru-guru terhadap apa yang sudah dilakukan. Guru tidak boleh terganggu dengan adanya pembelajaran mendalam atau deep learning. Deep learning jangan dikatakan kurikulum. Deep leraning itu adalah pendekatan, pendekatan pembelajaran supaya apa yang didapat guru sekarang ini lebih powerfull, dampaknya bisa terasa,” jelas Prof, Suyanto.

Salah satu peserta, Laila Masrura, M.Pd. guru pamong dari SMPN 11 Kota Jambi, menyampaikan bahwa kuliah umum ini memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Pembelajaran mendalam ini dapat diterapkan seorang pendidik untuk menguatkan hal-hal positif dalam pembelajaran mendalam tersebut di proses pembelajaran. Kedepannya kami berharap acara ini bisa kembali dilakukan oleh PPG UNJA dengan bidang atau tema yang sedang dibahas dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Peserta lainnya, Yudi Fahriyan, M.Pd. Gr. yang merupakan Wakepsek SMAN 18 Tanjabbar, juga mengungkapkan kesan positif terhadap kegiatan ini karena memberikan pemahaman mendalam mengenai peran guru dalam proses pembelajaran.

“Insight yang saya dapat tentang kegiatan kuliah umum pembelajaran mendalam ini adalah sangat memuaskan sekali, ya, apalagi peran kita sebagai guru karena kita ini di dalam implementasi pembelajaran mendalam ini kita sebagai guru itu merupakan sebagai aktivator, sebagai pembangun budaya, dan juga sebagai kolaborator. Dengan adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan kita ataupun pengetahuan kita terkait dengan bagaimana nanti penerapannya tentang pembelajaran ataupun pendekatan pembelajaran mendalam ini di dalam kegiatan proses pembelajaran di sekolah maupun di dalam kegiatan kita juga bertukar pikiran dengan sesama guru di sekolah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Program Studi PPG UNJA menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia. PPG UNJA berharap kegiatan serupa dapat terus memperkuat kompetensi, memperkaya wawasan, serta mendorong penerapan proses pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *