Pewarta: Dimas Anugrah Adiyadmo / Vanesya Tri Utami
Foto: Deden Setiawan / Dimas
© PPG UNJA 2025

Mendalo – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Menyongsong Transformasi Pendidikan: Arah Baru dan Implikasi RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) bagi Pendidikan Nasional pada Program Studi Pendidikan Profesi Guru Universitas Jambi Tahun 2025”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung UNIFAC UNJA Mendalo dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan pendidikan nasional serta civitas akademika Universitas Jambi.
Kuliah umum yang digelar pada Selasa, 8 Juli 2025 ini menghadirkan narasumber utama yakni Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yaitu Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal, Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D.; Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Dr. Irwan Junaedi, S.Si., M.Pd.; Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., serta Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri Forkopimda Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala BPMP, Kepala Kantor Bahasa, para dekan fakultas, direktur pascasarjana, ketua lembaga, dan kepala biro di lingkungan Universitas Jambi. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kuat institusi terhadap perubahan arah kebijakan pendidikan secara menyeluruh.

Kegiatan dibuka secara resmi dengan prosesi pemukulan rebana oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Rektor Universitas Jambi, serta Wakil Gubernur Jambi
Dalam sambutannya, Prof. Helmi menyampaikan bahwa tema kuliah umum kali ini sangat relevan dan menentukan arah pendidikan masa depan.
“Tema kegiatan kuliah umum hari ini sangat strategis dan penting bagi dunia pendidikan ke depan. Mudah-mudahan dari kegiatan ini kita dapat memahami dan menjadikan pendidikan lebih baik,” ujar Rektor.
Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., turut menyampaikan harapannya agar RUU Sisdiknas benar-benar menjadi jalan menuju pendidikan yang merata dan berkualitas.
“Terkait tema ini saya yakin bahwa tujuan RUU Sisdiknas untuk menciptakan kualitas pendidikan secara umum, mudah-mudahan benar-benar menciptakan pendidikan yang berkualitas dan diakses secara merata,” harapnya.
Dalam pemaparan kuliah umumnya, Prof. Atip Latipulhayat selaku Wamendikdasmen menekankan pentingnya akses pendidikan yang setara dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Semua dalam rangka untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan akses yang merata. Seluruhnya harus terakses kepada pendidikan yang bermutu bukan hanya bersekolah, tetapi juga mendapatkan pendidikan yang bermutu sarana dan prasarana pendidikan yang memadai juga,” tuturnya.

Kehadiran langsung Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi bukti konkret dukungan pemerintah pusat terhadap Program Studi PPG UNJA. Ini menunjukkan perhatian serius terhadap penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru di UNJA sekaligus merefleksikan pengakuan atas kualitas, reputasi, dan standar tinggi yang telah dibangun selama ini.
Hal ini sekaligus mempertegas posisi UNJA, melalui Program Studi PPG-nya, sebagai rujukan dan mitra strategis dalam menyukseskan transformasi pendidikan sebagaimana yang digagas dalam RUU Sisdiknas.

Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya PPG UNJA dalam memperluas wawasan kebijakan pendidikan bagi mahasiswa dan dosen, serta membuka ruang diskusi kritis terkait tantangan dan prospek implementasi RUU Sisdiknas di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan civitas akademika Universitas Jambi, khususnya di lingkup PPG, dapat mengambil peran aktif dalam menyukseskan transformasi pendidikan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.